AHLAN (SELAMAT DATANG), SAUDARIKU...........

Selamat datang, saudariku... yang mendirikan sholat dan berpuasa dengan patuh dan penuh konsentrasi.

Selamat datang, saudariku... yang memakai hijab karena rasa malu dan untuk menjaga kehormatan serta keteguhan hati.
dengan penuh kesadaran dan kelurusan hati.

Selamat datang, saudariku... yang selalu menetapi janji, dipercaya, dan jujur.

Selamat datang, saudariku... yang selalu bersabar, mawas diri, dan bertobat.

Selamat datang, saudariku... yang selalu berdzikir, bersyukur, dan berdo'a.

Selamat datang, saudariku... yang menjadikan Aisyah, Maryam, dan khadijah sebagai panutan.

Selamat datang, saudariku... yang mendidik para pahlawan, dan mencetak laki-laki yang terhormat.

Selamat datang, saudariku... yang selalu menjaga nilai, dan memelihara suri tauladan.

Selamat datang, saudariku... yang selalu takut terhadap dan menjauhi apa-apa yang diharamkan oleh Allah.

SELAMAT DATANG

KEEP SMILING ON . . . !

Kamis, 17 Maret 2011

“ MEYAKINI KEBERADAAN JIN ”


Ada sebagian orang yang masih memperdebatkan ada atau tidak adanya bangsa jin. Ada yang meniadakan sama sekali, ada yang menetapkan keberadaanya dan ada yang ragu-ragu ada atau tidaknya bangsa itu.
Berikut ini adalah penjelasan tentangn keberadaan jin.
JIN adalah makhluk Allah yang benar adanya. Sama halnya dengan manusia, jin juga dikenakan “taklif” untuk menjalankan syari’at agama; seperti sholat, puasa, haji, dan lain sebagainya. Jin juga ada yang taat nkepada agama, ada yang fasik dan ada yang kafir, hanya saja sebagian besar bangsa jin adalah pendusta atau fasik dan kafir.
          Dalil akan kebenaran adanya jin diantaranya adalah Firman Allah yang maknanya :
“Katakanlah (hai Muhammad) : “Telah diwahyukan kepadamu bahwasannya : Telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al qur’an), lalu mereka berkata : sesungguhnya kami telah mendengarkan Al qur’an yang menakjubkan (yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar,lalu kami beriman kepadanya ” (Q.S. Al jin : 1-2).
          Allah ta’ala menciptakan Adam dari air dan tanah, Malaikat dari cahaya, dan jin dari nyala api yang murni. Meski demikian tidak berarti bahwa bentuk jin itu berupa api sebagaimana manusia yang tercipta dari tanah tidak berupa tanah. Didalam hadist disebutkan bahwa Adam diciptakan dari tanah, Rasulullah SAW bersabda yang artinya :
“Allah menciptakan malaikat dari cahaya dan menciptakan jin dari nyala api dan menciptakan Adam dari sesuatu disifatkan pada kalian”.
          Makhluk ini disebut jin karena wujudnya yang tertutup dan tersembunyi dari pandangan manusia. Kita tidak bisa melihat jin dalam bentuknya yang asli tetapi terkadang kita bisa melihatnya apabila jin tersebut berubah wujud.

JENIS-JENIS BANGSA JIN
1.      UMMAR
Ummar adalah jenis jin yang tinggal dirumah-rumah dan mereka dinamakan “ummaratul buyut”. Diantara mereka ada yang tinggal diloteng seuah bangunan dimana sebelumnya mereka tinggal diareal tanah tempat bangunan tersebut didirikan. Diantara mereka ada yang menampakkan diri kepada pemilik rumah dan  diantaranya tidak menampakkan diri. Tetapi bukan sesuatu yang baik apa yangn dilakukan oleh sebagian pemilik rumah apabila mereka ingin membuang air yang panas dalam kubangan dengan mengatakan : “minta izin” tetapi sebaiknya ia mengucapkan “Bismillah”.

2.      GHAWWASHUN
Ghawwashun adalah sekelompok jin yang diberikan kemampuan oleh Allah untuk menyelam meskipun sampai pada lautan yang terdalam sebagaimana yang mereka lakukan untuk nabi Sulaiman untuk mengeluarkan sesuatu dari lautan. Allah berfirman yang artinya :
“Dan kami telah tundukkan (pula kepada Sulaiman) segolongan syaitan-syaitan yang menyelam (kedalam lautan) untuknya dan mengerjakan pekerjaan selain daripada itu, dan adalah kami memelihara mereka itu” (Q.S. Al Anbiya : 82).
“Dan (Kami tundukkan pula kepadanya) syaitan-syaitan semuanya ahli bangunan dan penyelam ” (Q.S. Shad : 27).

3.      MARADAH
Jin maradah adalah syetan-syetan yang menjadi sesepuh para jin. Namun tidak semua jin yang sudah tua umurnya disebut “marid”, karena istilah “marid” ini tidak diberlakukan kecuali untuk syetan. Allah berfirman yang artinya :
“Dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap syetan yang sangat durhaka” (Q.S. Ash-Shafat : 7).

4.      IFRIT
Jin ifrit adalah jenis jin yang paling kuat. Allah ta’ala memberikan kekuatan yang luar biasa. Diantara mereka ada yang mampu membawa sesuatu yang sangat berat dari satu daerah ke daerah yang lain meskipun berupa batu yanng besar. Diberitakan bahwa nabi Sulaiman ingin memindah singgasana ratu Bilqis yang berada di Yaman sedangkan nabi Sulaiman berada di Palestina. Singgasana Bilqis adalah singgasana yang sangat besar dan megah, maka ifrit berdiri dan berkata : “Aku akan mendatangkan singgasana itu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu”. Allah ta’ala berfirman yang artinya :
“Berkata Sulaiman : “Hai pembesar-pembesar, siapakah diantara kamu sekalligus yang sanggup membawa singgasanaya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang beriman”. Berkata ifrit dari golongan jin : “Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgasana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu, Sesungguhnya aku benar-benar kuat membawanya lagi dipercaya” (Q.S. An-Naml : 38-39).
          Namun kekuatan jin tidak dapat menandingi kekuatan wali Allah dari bangsa manusia. Dalam lanjutan ayat diatas Allah menceritakan bahwa Ashif bin barkhiya (salah satu wali Allah dari umat nabi Sulaiman) sedang duduk bersama Sulaiman pada saat itu. Lalu ia berkata kepadanya : “Saya akan mendatangkan singgasana Bilqis sebelum paduka berkedip”, artinya ia meminta kepada Sulaiman untuk memejamkan mata dan sebelum Sulaiman membuka matanya singgasana sudah berada dihadapannya.
          Jin lebih panjang umurnya daripada manusia. Diantara mereka ada yang dipanjangkan umurnya sampai 1000 tahun, 2000 tahun, 3000 tahun dan bahkan ada yang sampai 5000 tahun. Diceritakan bahwa Musa bin Nushair (hidup pada masa Umar bin Abdul aziz) mendapati seorang jin yang terpenjara dalaga dalam semacam guci hijau sejak masa nabi Sulaiman.
          Sebagaimana manusia, jin juga beristri dan beranak, diantara mereka ada yang laki-laki dan ada yang perempuan.
          Jin adalah jisim “lathif”” (tidak bisa dipegang oleh tangan). Tetapi Allah memberi kemampuan kepada mereka untuk merubah wujudnya. Terkadang mereka berubah wujud menjadi bentuk manusia, akan tetapi  tetap saja ada tanda-tanda yang membedakannya meskipun terkadang kita tidak dapat menyaksikan tanda-tanda ini. Diantara mereka ada yang berubah wujud menjadi ular sebagaimana terjadi bersama salah seorang murid seorang ulama, suatu hari ia duduk dihadapan gurunya, kemudian masuklah jin dalam bentuk ular dan jin itu juga murid dari gurunya itu. Murid yang manusia itu sangat takut sehingga sang Guru memarahi jin ini karena ia masuk dalam bentuk ular yang membuat takut murid-muridnya yanng duduk.
          Diantara jin ada yang berubah wujud menjadi kucing, anjing, landak, kambing atau bentuk-bentuk lain yang sangat banyak. Binatang-binatang jelmaan dari jin ini banyak disaksikan oleh orang-orang tua atau pendudk kampung. Dalam Shahih al Bukhori diterangkan bahwa suatu ketika pernah ada jin menjelma menjadi seorang laki-laki mirip salah seorang sahabat.
          Sedangkan Iblis adalah nenek moyang jin yang juga dikenal dengan sebutan “Abu Murrah”. Iblis adalah jin dan ia telah ada sebelum nabi adam. Iblis bukanlah malaikat dan bukan pimpinan malaikat. Tetapi sebelum ia kafir dengan sebab protes dan membangkang terhadap perintah Allah ia adalah mukmin bernama “Azazil”. Kemudian setelah is kafir dia dinamakan Iblis yang berarti yang dijauhkan dari kebaikan. Allah ta’ala berfirman yang artinya :
“Kecuali Iblis, dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhanya” (Q.S. Al kahfi : 50).

          Demikian pembahasan mengenai keberadaan jin, mudah-mudahan dapat memberi manfaat dan menambah pengetahuan kita khususnya bagi pembaca. Amien.

Selasa, 01 Maret 2011

" WASPADAI PENYAKIT 'AIN"


By : SYEKH AL HABIB SALIM ALWAN AL HASANI
Pimpinan Darul Fatwa Australia dan Mursyid
Jam’iyah Syabab Ahlussunnah Waljamaah

Diantara salah satu pilar keyakinan umat islam adalah meyakini dengan sepenuhnya bahwa tidak ada yang dapat memberikan manfaat dan mendatangkan marabahaya kecuali dengan kehendak Allah. Tidak ada sesuatupun yang terjadi kecuali dengan kehendak Allah; kebaikan, keburukan, ketaatan, kemaksiataan, kekufuran, keimanan, kenikmatan, kesengsaraan, kegembiraan dan kesedihan, semua ini terjadi dengan kehendak Allah. Bisikan hati, peredaran darah, denyutan jantung, hembusan nafas dan semua perbuatan yang kita kerjakan baik yang terjadi dengan kehendak kita (a’mal ikhtiyariyah) atau yang terjadi diluar kehendak kita (a’mal idhtirariyah) seluruhnya terjadi dengan kehendak Allah. Singkatnya segala sesuatu yang masuk dalam keberadaan (makhluk) terjadi dengan kehendak dan penciptaan Allah Ta’ala.
Penyakit dan kesembuhan terjadi dengan kehendak Allah. Manusia hanya dapat berusaha untuk menghindar dari penyakit atau berupaya mengobatinya, namun kepastian hanya kembali kepada Allah.
Allah Ta’ala berfirman, yang artinya :
“Dan (Allah) menciptakan segala sesuatu dari tidak ada menjadi ada”  (Q.S Al Furqon : 3).

Apakah penyakit ‘ain itu ?
          Penyakit ‘ain adalah penyakit yang disebabkan oleh pandangan hasud dan dengki seseorang kepada orang lain akan ketampanannya atau kecantikannya atau kekayaannya. Jelasnya jika seseorang memandang anda dengan pandangan yang diliputi rasa hasud dan dengki karena ketampanan anda atau kecantikan anda atau kekayaan anda, maka anda bisa jadi terkena penyakit ‘ain ini. Penyakit semacam ini sangat berbahaya, karena bisa menyebabkan penderitanya lumpuh, dan bahkan meningal dunia. Penyakit ‘ain tidak hanya menyerang manusia, bahkan bisa menyerang pada binatang peliharaan.
          Dikisahkan pada masa lalu ada seseorang memiliki unta yang sangat besar dan bagus, suatu ketika ada seseorang melihatnya dengan pandangan dengki, seketika itu pula unta tersebut jatuh tersungkur.
Rasulullah SAW bersabda, yang artinya :
“Penyakit ‘ain itu bisa memasukkan seseorang kedalam kubur dan memasukkan unta kedalam panci”.
          Maksud hadist ini adalah bahwa seseorang terkadang menatap orang lain dengan pandangan dengki sehingga pandangan tersebut bisa menyebabkannya meninggal dunia dan memasukkannya kedalam kubur. Seseorang juga terkadang memandang unta yang besar dengan pandangan dengki sehingga unta itu tersungkur ketanah dan sebelum mati pemiliknya datang lantas menyembelihnya dan memasaknya dipanci kemudian memakannya.

Apa dalil adanya penyakit ‘ain ?
Allah ta’ala berfirman, yang artinya :
“Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki” (Q.S Al Falaq : 5)
“dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandanngan mereka, tatkala mereka mendengar Al Qur’an“.
Rasulullah SAW bersabda, yang artinya :
“Penyakit ‘ain adalah benar adanya didatangkan oleh syetan dan kedengkian manusia” (H.R. Ibnu Hibban).
Diceritakan dalam hadist Nabi SAW bahwa suatu ketika hasan dan husain terkena penyakit ‘ain sehingga Rasulullah bersedih. Ketika itu Jibril datang dan berkata kepada beliau : “Wahai Muhammad aku melihatmu bermuram durja, ada apa?”  Beliau bersabda : “Sesungguhnya Hasan dan Husain terkena penyakit ‘ain”. Jibril berkata : “Mintalah perlindungan kepada Allah untuk keduanya”. Rasulullah bertanya : “Dengan apa aku meminta perlindungan untuk keduanya?” . Jibril berkata : “Bacalah :
“ Allahumma dzi sulthonil ‘adhiim wal mannil Qodiim dzarrohmatil kariim wa liil kalimaatii ttammaati wadda’awaatil mustajaabaati ‘aafil hasani wal husaini min anfusil jinni wa a’yunil insi ”.
Yang artinya :
“Ya Allah yang memiliki kekuasaan yang agung dan nikmat yang azali dan Dzat yang mempunyai Rahmat yang sangat mulia dan memiliki kalimat yanng sempurna dan doa-doa yang mustajab sembuhkanlah Hasan dan Husain dari gangguanjin dan pandangan dengki manusia”
Setelah dibacakan doa tersebut Hasan dan  Husain sembuh dan seakan-akan tidak pernah terkena penyakit.

Apa yang kita lakukan agar terhindar dari penyakit ‘ain?
          Untuk menghindarinnya bacalah dengan rutin pada waktu pagi, sore, dan sebelum tidur surat Al ikhlas 3x, surat Al falaq 3x, surat An-nas 3x, surat Al Fatihah 7x dan ayat kursi 7x dengan bacaan yang  benar.
          Jika terkena penyakit ‘ain bacalah do’a sebagaimana doa Rasulullah kepada Hasan dan Husain.
          Jika kita melihat sesuatu yang indah dari orang lain jangan melihatnya dengan pandangan hasud dan dengki melainkan berdoalah agar Allah memberkatinya :
“Allahumma baarik fiihi wa laa tadzurruhu”.
Yang artinya :
“Ya Allah berkahilah dia dan semoga tidak membahayakannya”.

Senin, 28 Februari 2011

" BIBIR DAN WANITA "

       Muda-mudi yang beranjak dewasa, barangkali sering mendengar nyanyian tentang bibir, dengan musik dan joget sedikit-sedikit, memang asyik rasanya. Nyayian itu sairnya sangat hangat didengar ditelinga, lagunya merangsang untuk dikenang dan dihayati, khayalan segera membayangkan sang pacar. Sair itu bunyinya begini : “ Tunk, keripik ahai tulang bawang kalau bibir tergigit sakit bukan kepalang… Tunk, keripik ahai tulang bawang kalau pacar yang gigit sakit tak mau bilang (By : Bang Haji) ”.
       Tapi kali ini kita ajak untuk memahami arti firasat bibir itu menurut bentuknya. Para psikiater, para ilmiah mengamati bibir-bibir itu dan dalam perkiraan ia memberi keterangan bentuk bibir yang dipunyai oleh seseorang. Tapi anda jangan meyakini kebenaranya seperti anda meyakini matematika, tapi pandanglah sebagai seni atau intermezo dan sebagai rilex otak.
       Marilah kita mulai dengan bentuk-bentuk bibir wanita :
Bibir tipis : tandanya wanita suka bicara, suka ngomel, mudah bertengkar, tapi sadis kepada lelaki. Pandai pidato tapi untuk orang lain, sedangkan ia lupa dirinya sendiri. Ia tidak penakut kepada siapa saja berani tapi takut bertaanggung jawab.
Bibir keci mungil : tandanya wanita itu jujur, lemah lembut tapi menghanyutkan. Jika ia bertindak tidak begitu berani, ingin perlindungan, oleh sebab itu ia jarang sukses. Tapi soal asmara ia sangat bersemangat. Beruntunglah suami yang mendapatkannya sebab dalam tindak tanduknya ia selalu hati-hati tidak gegaba dan tidak terburu nafsu.
Bibir sedang, tidak kecil tidak pula besar, tidak tipis juga tidak tebal : menandakan bahwa wanita ini bersifat sederhana, apa adanya. Tidak banyak bicara, sopan santun, penuh budi pekerti yang baik, pandai menyesuaikan diri dalam pergaulan.
Bibir besar tebal : tandanya wanita seperti ini suka yang enak-enak saja, takut melarat, sekalipun wanita ini ingin enak, kaya dan mulia tetapi ia mau kerja keras membanting tulang, namun ia begitu boros dan suka menghambur-hamburkan apa yang didapat. Tentang asmara sangat kuat.
Bibir mancung yang bawah dan tebal : seperti bibirnya “Brigitte Bardot” bintang film bomb sex menandakan bahwa wanita itu banyak omong, keras, tak tau diri, pantang menyerah, mau mengalah asalkan lawannya sudah menyadari. Tentang asmara wanita ini sangat garang dan berkobar-kobar.
Bibir mancung sebelah atas kecil dan tipis : menandakan bahwa wanita itu bakhil dan hemat, egois dan rahasia, bicaranya tidak begitu banyak tapi menusuk perasaan. Tentang asmara tidak bersemangat tetapi tidak diam, bisa digambarkan malu-malu kucing alias maluu tapi mau.

“Bibir adalah laksana buah-buahan, melihat bibir wanita bisalah membayangkan kesegaran buah tomat, delima merekah, warna pepaya yang manisnya melebihi gula. Oleh sebab itu agar lebih jelas dan lebih menggairahkan biasanya memakai cat bibir untuk memperjelas maksudnya”.

Minggu, 27 Februari 2011

" WANITA DAN PAYUDARANYA DALAM PRIMBON DAN KEPERCAYAAN LAMA "

          Sampai zaman modern dewasa ini masih banyak sekali orang percaya pada primbon, misalnya primbon mengenai mimpi, kedutan, hari dan bulan perkawinan serta pasaran. Namun kali ini sehubungan dengan peyudara ini penulis hendak mengetengahkan kepercayaan itu, untuk sekedar membuktikan kebenarannya saja. Dan benar atau tidak terserah anda.
          Payudara kebanyakan bentuk tubuh yang mempunyainya dan menurut ilmu firasat, payudara itu membawa pembawaan yang tersendiri umpamanya : payudara yang berbentuk seperti ini :
Ø           CENGKIR GADING : disebut payudara montok. Membawa watak ramah tamah penuh senyum, jarang murung, optimis, banyak teman. Wanita begini biasanya disukai hampir semua lelaki. Setia tidak banyak tuntutannya, sabar dan tabah.
Ø           MANGGA GOLEK : disebut kopek, wanita begini biasanya dermawan, banyak anak, murah rejeki, senang jadi ibu, tapi sifat marahnya agak cepat, kesabaranya tidak cukup tinggi, tapi mudah sadar kembali.
Ø           TERONG GANTUNG : anda bisa bayangkan sendiri tentang terong yang menggantung. Wanita ini keinginan untuk kaya besar sekali sehingga ia betah/ berani menderita. Ingin hidup mewah hasil keringatnya sendiri. Suka mendorong dan membantu kerja suaminya. Sayang wanita begini tidak suka dicela atau dimarahi, dan mudah ngambeg.
Ø           BUAH KELAPA : bulat basar melebihi yang normal. Wanita ini biasanya ingin dimanja, suka memasak, banyak omong, suka kerja, wataknya keras, dan mudah tersinggung. Wanita yang mempunyai payudara semacam ini nafsu sexnya agak tinggi, kakalu minta harus langsung dikasih.
Inilah sekedar intermezo dalam membaca perihal wanita dan payudara.
          Didalam primbon kuno, tentang wanita hasil ini ada beberapa kepercayaan dan  nasehat baik, untuk itu kita bisa percaya atau tidak, kita Pro atau Kontra. Tapi terlepas dari semua itu yang penting kita bisa menambah pengetahuan kita tentang wanita menurut orang kuno.

Sabtu, 26 Februari 2011

" WANITA & RAMBUTNYA "


Rambut adalah mahkota wanita yang sangat indah. Wanita cantik dengan rambut yang tidak indah, maka kecantikannya akan hilang. Sebaliknya, wanita yang tidak begitu cantik tapi rambutnya ditata yang sesuai ia akan kelihatan luwes dan mempunyai daya tarik yang mempesonakan.
Lain dari itu rambut menurut ilmu firasat mempunyai arti tersendiri dan menandakan perwatakan yang empunya rambut. Ciri-ciri diantaranya sebagai berikut :
·         Wanita yang mempunyai rambut besar-besar, lebat, tidak keriting sama sekali, lurus dan kaku, menandakan wanita itu keras hatinya, bersemangat, walaupun tidak cerdas tapi kelihatan cerdas. Biasanya Hobbynya adalah olah raga, senam. Ia tidak jadi pemurung, suka nonton, dalam bidang Asmara tidak terburu-buru. Ia tidak ragu-ragu bertindak, cepat mengambil keputusan.
·           Wanita berambut keriting, menandakan bahwa jiwanya tidak tetap, sering berubah, cepat marah dan cepat sadar kembali, tapi kalau marah jangan tanya lagi. Dan wanita begini paling suka dipuji dan dirayu. Jika dipuji ia suka berkorban apa saja. Pandai cari rizki dan tidak mau diam dalam arti gerak. Bukan pemalas, suka derma kalau sudah kaya. Tentang Asmara biasa saja, lekas berkobar dan cepat dingin, ia keras putus asa dan mudah bangkit  lagi semangatnya. Jika mendapat kepuasan atau keuntungan ia mudah jadi baik.
·           Wanita yang mempunyai rambut gelombang pendek, mempunyai watak cerdas, kalau belajar cepat bisa, supel dalam bergaul, kuat ingatannya dan bergairah untuk menuntut ilmu. Dalam pergaulan biasanya disenangi teman-temannya. Kalau bicara serius, murah senyum, sangat menghormati teman maupun lawan. Oleh sebab itu banyak ilmunya maka ia sangat bijaksana dan bercita-cita tinggi. Tentang Asmara ia bersungguh-sungguh asalkan serius (tidak merasa dikibulin). 
·           Wanita berambut lurus, panjang halus, tidak kakutapi tidak lebat (jarang/sedikit) tetapi halus, baik sekali hatinya, suka menolong orang yang kesusahan, suka berkorban tetapi kelihatannya ia jarang gembira, suka bersedih hati. Wanita begini biasanya tidak suka marah kalau ada yang melukai hatinya, paling-paling hanya ditelan dan disimpan dihatinya. Ia setia pada suami, sabar, dan dalam tindakannya tidak brutal, suka bunga-bungaan. ia juga ada bakat seni tertentu. Tentang Asmara ia menunggu perangsang dari luar, pokoknya tidak mau memulai.
·           Wanita yang mempunyai rambut gelombang panjang, menandakan ia lincah, suka bicara terutama bicara mengenai lelaki ganteng. Dan Asmara gadis yang punya rambut begini biasanya suka ganti pacar, mudah mencari teman tapi mudah melupakannya. Ia suka menggoda lelaki, kadang-kadang minta duit, tidak tau malu dan kesukaanya ditraktir. Semboyannya :  "ADA UANG ABANG SAYANG  TIDAK ADA UANG ABANG MELAYANG ". Biasanya boros, rambut begini melambangkan angin suka lembut dan suka ganas, gadis begini tak mudah tersinggung perasaan, harga dirinya tinggi, tinggi hati, congkak dan sombong, mudah berjanji jarang menepati.
Itulah tadi sebagian dari tipe-tipe rambut wanita dengan ciri-ciri perwatakannya. Adapun mengenai kebenarannya silahkan percaya atau tidak itu hak pembaca. namun terlepas dari semua itu semoga tulisan ini dapat menambah wawasan kita.
Jangan lupa Kritik dan Sarannya yaaa.......!

" TIDAK " UNTUK SAUDARIKU..........!


Tidak... untuk usiamu yang habis untuk hal-hal yang tidak perlu ; membalaskan kesumat dan berdebat kusir yang tak ada perlu.
Tidak... untuk menomorsatukan dan menimbun harta benda, hingga harus mengorbankan kesehatan, kebahagiaan hati, tidur nyenyak dan istirahatmu.
Tidak... untuk selalu mencari-mencari kesalahan dan menggunjing orang lain serta melupakan kesalahan dan aib diri sendiri.
Tidak... untuk tenggelam dalam kenikmatan hawa nafsu dan memenuhi apa saja yang dikehendakinya.
Tidak... untuk menghabiskan waktu dengan orang-orang yang mengisi waktunya dengan hal-hal yang tak berguna dan menghabiskan waktu berjam-jam untuk sesuatu yang remeh.
Tidak... untuk menelantarkan badan dan rumah dari bersih, wewangian dan disiplin.
Tidak... untuk berbagai macam minuman yang diharamkan, rokok dan "syi'syah", serta segala sesuatu yang mengandung penyakit.
Tidak... untuk selalu mengingat musibah yang telah lalu, bencana yang telah lewat dan kesalahan yang telah terjadi.
Tidak... untuk melupakan Akhirat dan amal untuknya, dan alpha terhadap tanda-tanda keberadaanya.
Tidak... untuk menghabiskan harta bagi sesuatu yang diharamkan, berlebih- lebihan dalam sesuatu yang mubah, dan hanya sedikit untuk ketaatan.

Jumat, 25 Februari 2011

" Ya ..." UNTUK SAUDARIKU


Ya... untuk senyum indahmu yang membangkitkan cinta dan memebrikan kasih sayang kepada orang lain.
Ya... untuk kata-kata baikmu yang membangun persahabatan dan menjauhkan rasa dengki.
Ya... untuk derma yang membahagiakan si miskin, menyenangkan orang fakir, dan mengenyangkan perut yang lapar.
Ya... untuk mendaras Al-Qur'an., merenung dan mengamalkan kandungannya, bertobat dan memohon ampun.
Ya... untuk dzikir dan istighfar yang banyak, memanjatkan do'a, dan meluruskan tobat.
Ya... untukmu yang mendidik anak-anakmu dengan agama, mengajarkan sunnah Nabi dan memberi petunjuk tentang apa-apa yang bermanfaat bagi mereka.
Ya... untuk rasa malu dan hijab yang diperintahkan oleh Allah. Itu adalah cara untuk selalu terjaga (dari pandangan kotor).
Ya... untuk yang bergaul dengan perempuan-perempuan baik yang selalu takut pada Allah, mencintai agama, dan menghormati nilai-nilaiagamanya.
Ya... untuk berbuat baik kepada kedua orangtuanya, menyambung persaudaraan, menghormati tetangga, dan menyantuni anak yatim.
Ya... untuk bacaan yang baik, dan telaah yang  bernmanfaat, bersama dengan buku yang baik dan mengandung pelajaran.